Gemuruh Badai (2)
Chapter 2 : Lunaticdramatic
Redakan badai hatiku …
Karena aku terdepak dari peradaban
Dan terhempas bersama debu zaman
Malam-malam berlalu lalang bersama naluri yang jalang
Menelisik bisik antara rerumputan dan jangkrik
Merangsek menyentuh gerbang waktu masa lampau
Membangunkan memoar dan de ja vu
Ahhh..
Setangkup rindupun tak pelak ku tuai
Dari ladang kenangan yang usang itu
Perlahan aku menyentuh gundukannya …..dan tiba-tiba
Ada wajahmu disitu
Masih dengan mata sipit dan alismu yang mahaindah
Gurat matamu mengisyaratkan sesuatu
Hari esok yang tertunda,
Atau janji yang belum ditunaikan ……mungkin ?
Ahhh…
Nostalgi ini membuatku terlupa ..yaa itu kamu kan ?
Nyata kamu itu …..teramat jauh , entah dimana
Padahal masih lagi ada mata sipit dan alismu di gundukan memoar itu
Tapi mengapa tak pernah kubertemu kamu dalam nyata yang sungguh ?
Adakah kenaifan itu masih bersarang di otak dan hatiku?
Karena lupa tentangmu seakan tak pernah hampiri renungan dan lamunanku
ditulis oleh : dody “ukie” kurniawan

