virus K-Q-J-10-A menyerang mahasiswa

poker

poker

Facebook, siapa yang tak kenal situs jejaring sosial ini, jejaring sosial yang dilengkapi dengan beragam game yang dapat dimainkan di waktu luang, tapi bebrapa waktu terakhir ini permainan yang seharusnya dimainkan sebagai selingan malah menjadi kebutuhan dan mengurangi fungsi sebenarnya dari jejaring sosial bahkan merusak hubungan sosial di dunia nyata. salah satu permainan yang lagi marak dimainkan oleh para pengguna facebook adalah texas hold’em poker, dimana dalam permainan ini seluruh pemainnya berasal dari tempat yang berbeda yang online dan bermain poker di waktu yang sama
ide untuk menulis tentang permainan poker ini, saya dapatkan saat sedang nongkrong di warkop yang menyediakan free wifi, sambil bermain texas hold’em poker di facebook. dan secara kebetulan di warkop itu juga ada beberapa orang yang juga sedang memainkan texas hold’em poker, beberapa menit kemudian salah satu pemain poker itu berkata kepada temannya : “menang ka’ 3 juta”. sambil meminum kopinya yang sudah dingin sejak tadi

beberapa menit kemudian ada lagi suara dari meja yang terletak di sudut cafe : “mauko chipku, masih ada 5 juta punyaku”, pendek kata semua orang sedang berjudi, bahkan ada anak yang berusia sekitar 13 -15 tahun yang duduk disebelah mejaku dan juga sedang memainkan permainan ini (terlihat dari layar destopnya), kemudian saya mencoba bertanya : “main apa ki’ ?”. “main poker kak” kata anak itu, dan kemudian kutanya lagi “menang ndak” kemudian di menjawab lagi “ndak kak, lagi transfer chip ka, ada yang beli chipku”. wow hebat anak ini (kataku dalam hati) karena saya sama sekali belum pernah mencoba menjual chip saya, bahkan saat saya menulis artikel ini, account saya baru terisi sekitar 2 jutaan

“facebook dan poker” fenomena menarik karena tak hanya dimainkan oleh orang dewasa saja, bahkan anak anak juga memainkannya, dan bukan hal yang tidak mungkin kalau ada orang yang menjadikan permainan ini sebagai pekerjaan atau sumber penghasilan, saya jadi teringat dengan fatwa ulama yang mengharamkan facebook, awalnya saya sangat tidak sepakat dengan fatwa tersebut, tetapi dengan kejadian yang telah saya alami baru baru ini, dapat dijadikan alasana untuk mendukung fatwa tersebut, karena jika fenomena ini tidak diantisipasi sejak dini, bukan tidak mungkin akan menjerumuskan generasi muda kita, dan menjadikan mereka pemuda-pemuda bermental pejudi, mendapatkan uang dengan mudah tanpa harus banting tulang dan kerja keras.

Mengenai fatwa ulama tentang haramnya Facebook, jujur, saya belum sepenuhnya sepedapat. kenapa?, jika berbicara soal halal haramnya sesuatu, tidak bisa didasari oleh alasan sempit tanpa melakukan analisa terlebih dahulu. Apalagi, jika objek yang dikatakan haram itu justru memiliki peluang mendatangkan manfaat, walaupun kecil atau bahkan sangat besar. Bagi saya, facebook tetap memiliki azas manfaat. Dengan prinsip, selama yang menggunakannya tetap memahami mana batas-batas yang dibolehkan ajaran agama kita.

analisis penulis:

1. judi, meski virtual,meski cuma permainan tetaplah judi.
Judi jelas diharamkan oleh Islam. Pemainnya dominan mengatakan bahwa chip poker virtual tersebut bisa dijual dengan uang dalam kenyataan. Oleh karena itu, ini adalah kegiatan judi yang nyata. Andaipun ada yang hanya bermain saja tanpa menjual chip tersebut ke orang lain, ini tetap berdampak negatif pada mental.

2. Proses idiotisasi.
Apa jadinya kalau hidup hanya untuk bermain poker? para pelajar dan mahasiswa Indonesia mestinya belajar, mengejar kemajuan negara lain, dan menguasai teknologi. Kok malah bermain poker. Pengguna jadi tidak kreatif dan tidak cerdas, silakan buktikan sendiri kalau tidak percaya.

3. Membuat miskin.
Koneksi internet di Indonesia tidaklah gratis bahkan pada warkop kita juga harus membeli minuman atau bahkan makan disana. Bagi orang yang memiliki prinsip Time Is Money, bermain poker hanya kegiatan yang membuang waktu dan uang. Pengguna tidak akan pernah kaya. Jika anda menemukan orang yang kaya karena bermain poker virtual, tolong beritahu saya.

4. Mencetak manusia-manusia sampah.
Bagaimana kita bisa membantu orang lain dengan bermain poker? Pemain menjadi tidak berguna untuk orang lain. Mereka yang bermain poker telah membuat si pencipta game poker virtual menjadi kaya. Kabar bagusnya, dia bahkan tidak mengucapkan terima kasih, kalau ada yang pernah dapat ucapan terima kasih, tolong beritahu saya.

5. Membuang waktu.
Waktu tidak akan pernah kembali, dan waktu hidup manusia adalah terbatas. Sayang sekali kalau hanya dipakai untuk main poker.

Pada prinsipnya, sebagai pengguna facebook atau situs jejaring sosial lainnya, jika tidak ingin terjebak dalam perangkap dan ruang yang memberi peluang untuk melakukan sesuatu yang sifatnya haram dan dilarang agama, maka jangan pernah tertarik untuk melakukan hal-hal tersebut (bisa bisa ketagihan), perbuatan itu bertentangan dengan nilai-nilai moral dan ajaran agama. Seperti misalnya mengganggu atau merugikan orang lain  (cracker), menyebarkan berita bohong (fitnah), menyebarkan gambar-gambar tidak senonoh (porno).

saya akan sangat berterima kasih apabila anda mau memberi komentar terhadap artikel ini :)

15 Comments

  1. anto' says:

    makasih bngett…berkat artikel anda sy jdi sadar,apa yg tlah sy lkukan slma ini..tiada lah brguana sama skli buat sy!!!
    malah itu smua mrugikan sy sndri…waktu yg bgtu b’harga bnget jd trbuang pcuma hax ntuk hal yg g bguna gtu!!!
    makssih bngett…sukses trus ya anda!!
    moga artikel ini bisa nyadarin banyak orang…!!

  2. fachri says:

    alhamdulillah,,,,
    akhirnya saya juga bisa memahami apa yang saya lakukan slam ini,,,
    ternyata tak ada gunanya, maksih atas artikel diatas yang sudah menyadarkan saya.

  3. rizved says:

    susauh sekali keluar dari virus ini

  4. Uyan says:

    trima kasih…atas artikelnya…
    Tapi sy salin ya buat di publikasikan ke temen2 sy yang lainnya….

    Nuhun pisan…

  5. silahkan dan semoga artikel tersebut bisa membantu mengurangi jumlah pokeris di kalangan mahasiswa

  6. kalau jeli ini bisa jadi lahan bisnis loh

  7. iya memang itu merupakan salah satu keuntungan atau boleh saya bilang satu satunya keuntungannya, tapi perlu diingat juga kerugian yang bisa ditimbulkannya lebih banyak dari kerugiannya, apalagi sekarang ini maraknya orang orang menghack akun orang lain demi mencuri chip pokernya.. dan kalau anda yang dihack bukannya kerugiannya jadi berlipat ganda, chip yang didapat malah melayang, akun fb pun ndak bisa diakses.

  8. Yocki3 says:

    halo pak.. saya pengen share nih..
    terus terang dari bermain poker virtual (texas holdem poker), saya telah (mungkin lebih) mengumpulkan uang asli sekitar 50 juta rupiah..
    saya menjual chip virtual dengan uang nyata..

    tapi alhamdulillah sekarang saya sudah tidak bermain lagi karena dari hati kecil saya, saya yakin uang yg saya dapatkan itu uang haram dan saya terus dihantui perasaan bersalah.

  9. waduh jangan panggil pak dong, saya nih masih mahasiswa yang juga pernah ketagihan main poker, wah hebat yah udah bisa dapat sampe 50 juta tapi lebih hebat lagi karena sdah bisa berhenti dari permainan itu, (two thumbs for you) boleh diceritakan lebih lanjut alasan anda berhenti bermain poker agar bisa jadi pertimbangan bagi kawan kawan yang masih menjadi “penggila” dari permainan ini untuk berhenti memainkannya

  10. Abel says:

    saya cuman coba2 maen, tapi ketagihan… hanya insya Allah saya bisa membatasi. dan niat saya bermain bukan untuk menghasil kan uang, melainkan hanya untuk hiburan semata. chips saya tidak lebih dari 500K…. dan maksimal saya memainkan Game ini Perharinya masih <4Jam.. itupun jika ada waktu luang dan saya sedang bosan dengan game lain.

  11. semoga sodari abel ndak ketagihan memainkan permainan ini …. amin…

  12. deny says:

    bener tuh ka…gw udah abis lebih dari 1juta rupiah buat beli cip cepe2 si gw belinya tapi kan cepe tiap minggu juga udah berpa…gw menang smpe pernah 100m tpi nga lama kemudian gw maunaikin lagi cipnya eh malah turun jadi 2m…tuh gw jadi males mainnya….ngbisin duit aja…

  13. Setuju………………….

  14. sukasukaku says:

    wahh @deny : lumayan juga tuh duit sejuta dipake traktir teman dibanding dengan dipake main judi .. (lol)

    @ebook : *mari bersulang*

Leave a Reply