Antara "Go Green dan Pelebaran Jalan"

Program penghijauan pemprov sulsel, sulsel go green, dirancang oleh gubernur sulsel Syahrul Yasin Limpo sejak 15 juli 2008 yang lalu. Salah satu tujuan dari program ini adalah untuk menghambat global warming. Sasaran dari program ini adalah untuk membuat “kota hijau” serta memperbaiki kawasan hutan. pelaksanaan program ini, yaitu dengan penanaman pohon di beberapa tempat yang telah ditentukan

Sementara, program lain dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yaitu, proyek pelebaran jalan yang bertujuan agar jarak yang ditempuh bisa menjadi lebih singkat. Satu diantaranya berada di poros Makassar – Parepare. Di makassar sendiri, salah satu bagian yang termasuk dalam proyek ini adalah pelebaran jalan Urip Sumoharjo yang sedang dalam proses pengerjaan, dan dalam proses pengerjaannya sendiri proyek ini telah mengorbankan tanaman yang berada di sekitar lokasi proyek ini, satu diantaranya terletak di depan universitas muslim indonesia (UMI).

Apakah hal ini SEJALAN dengan program Sulsel Go Green yang bertujuan untuk menghambat proses global warming tapi kenapa pohon pohon malah ditebang, apa gunanya menanam sejuta pohon kalau yang ditebang juga sejuta.

( Ditulis oleh : Riska Handayani – Mahasiswi UH )

4 Comments

  1. ranes says:

    ini riska, riska anak kosmik 2008 kah ?

  2. G says:

    kalau sudah lebarkan jalan, pohonnya ditanam lebih banyak lagi toh!! yang salah kalau sudah ditebang tidak ditanam dengan pohon yang baru. jalan dikasi lebar sebenarnya untuk mahasiswa juga, biar mahasiswa unhas yang tinggal di daearh cendrawasih cepat sampai kampus, mahasiswa yang demo bisa lebih leluasa karena jalanannya lapang, dan mahasiswa yang tawuran tidak terlalu menganggu pengguna jalan lain karena arealnya cukup luas untuk bertarung. setahu saya, di makassar sekarang baru ada tiga kawasan hutan kota, termasuk unhas. tahun depan akan bertambah jadi empat. menurut saya, tidak adaji yang tidak berguna yang penting jalan dilihat dari satu sisi dan memaksakan pendapat. jalan dikasi lebar, juga untuk kepentingan yang lebih luas. betapa macetnya makassar, lajhu ekonomi bagaimana, mobilisasi penduduk bagaimana? kalau ada yang dikorbankan yang penting tidak permanen, hanya sementara. pohon ditebang itu sudah resiko, yang penting kan diganti dengan pohon baru. tanami lebih banyak. di depan unhas, ditebang pohonnya, kenapa susah. tanami lagi yang lebih banyak. saya bukan juru bicara pemerintah, tapi lebih baik kalau kita berbuat. toh yang penulis sesali itu di depan kampusnya tonji….

  3. anak SMA yang masih ranum.... says:

    yah lebarkanlah saja trus jalan itu…
    maka ada berapa banyak lagi yang akan trgusur dikarenakan program pemrintah itu…

    sy kadang bingung..apa gunanya plebaran jalan ini…
    toh produksi kendaraan trus meningkat…
    sy mlahan menganggap ini hanya akal2an pemerintah yang telah berada d puncak kekusaannya…maka di buatlah proyek yang menguntungkan bagi sebagian orang dan merugikan banyak orang…

    kenapa tidak mis.kan pemerintah buat aturan batasan produksi kendaraan..?
    krena biar selebar bagaimanapun itu jalan… menurutku tidak akan mampu mencukupi jika produksi kendaraan terus meningkat juga…

    *_*

  4. mahasiswI luar Mks says:

    wow!
    comentnya anak sma kritis bgt..

Leave a Reply