Archive for the ‘Sastra’

  • PESAN SANG MALAIKAT
    Anggap saja aku ini Sang Malaikat Pengantar Pesan Yang senatiasa memperhatikanmu dari kejauhan Kau boleh memanggilku dengan nama Jibril, Gabriel, Hermes, Kwan Im, terserahlah… Kali ini aku kembali datang padamu demi menasehatimu, wahai Raja Bumi … “Nikmat mana lagi yang tak kau dapat di muka Bumi ini, hingga kau begitu berharap pada Langit?” Bukankah manusia memang...
    by Andhika Fachrozi at July 23rd, 2009 at 01:07 pm
  • Gemuruh Badai (3)
    Chapter 3 : Unicmelancholic Redakan badai hatiku … Karena aku terdepak dari peradaban Dan terhempas bersama debu zaman Masih melembut warna pelangi itu Takkala hujan beranjak hentikan guyurannya yang mengaliri sawah para petani …. Mengguncang perahu nelayan di samudera sana , membasahi permadani hijau dan biru Atau menembus atap genting para gelandangan. Argumentasi...
    by dodi at June 21st, 2009 at 07:06 pm
  • IKA KODONG
    IKA KODONG ( Oleh : M. Ridha Anugrah ) Dikisahkan sepasang suami istri yang disibukkan dengan pekerjaannya masing-masing di kantor, mempunyai seorang putri yang cantik sekali, namanya Ika Puspita Ayu, Orang tuanya sering memanggilnya Ika. Diusianya yang ke empat Ika tinggal bersama orang tuanya dan seorang Bibi/pembantu rumah tangga (pembokap) yang lebih sering merawat...
    by ridho at June 21st, 2009 at 02:06 pm
  • Gemuruh Badai (2)
    Chapter 2 : Lunaticdramatic Redakan badai hatiku … Karena aku terdepak dari peradaban Dan terhempas bersama debu zaman Malam-malam berlalu lalang bersama naluri yang jalang Menelisik bisik antara rerumputan dan jangkrik Merangsek menyentuh gerbang waktu masa lampau Membangunkan memoar dan de ja vu Ahhh.. Setangkup rindupun tak pelak ku tuai Dari ladang kenangan yang...
    by dodi at June 20th, 2009 at 07:06 pm
  • Gemuruh Badai (1)
    Chapter I : Jiwa yang Perkasa Redakan badai hatiku … Karena aku terdepak dari peradaban Dan terhempas bersama debu zaman Gemintang masih lagi berhamburan dalam permadani malam Sementara rongga dadaku masih lagi bergemuruh Meneriakkan kekesalanku pada zaman …… Lihatlah aku hei …matahari…. Aku masih menggapai-gapai ke angkasa raya Mencoba – coba menyentuh rembulan...
    by dodi at June 19th, 2009 at 07:06 pm