Anggap saja aku ini Sang Malaikat Pengantar Pesan Yang senatiasa memperhatikanmu dari kejauhan Kau boleh memanggilku dengan nama Jibril, Gabriel, Hermes, Kwan Im, terserahlah… Kali ini aku kembali datang padamu demi menasehatimu, wahai Raja Bumi … “Nikmat mana lagi yang... (Continue reading)
Chapter 3 : Unicmelancholic Redakan badai hatiku … Karena aku terdepak dari peradaban Dan terhempas bersama debu zaman... (Continue reading)
IKA KODONG ( Oleh : M. Ridha Anugrah ) Dikisahkan sepasang suami istri yang disibukkan dengan pekerjaannya masing-masing di kantor, mempunyai seorang putri yang cantik sekali, namanya Ika Puspita Ayu, Orang tuanya sering memanggilnya Ika. Diusianya yang ke empat Ika... (Continue reading)
Chapter 2 : Lunaticdramatic Redakan badai hatiku … Karena aku terdepak dari peradaban Dan terhempas bersama debu zaman... (Continue reading)
Chapter I : Jiwa yang Perkasa Redakan badai hatiku … Karena aku terdepak dari peradaban Dan terhempas bersama debu zaman Gemintang masih lagi berhamburan dalam permadani malam Sementara rongga dadaku masih lagi bergemuruh Meneriakkan kekesalanku pada zaman …… Lihatlah aku... (Continue reading)
Malam perlahan beringsut Dan lihat …. Diatas sana ada ribuan gemintang Mungkin ….ada satu yang bisa mengirimkan gurat resahku Kepada sang pemilik hidup Atau ….... (Continue reading)
THE HOUND By Robert Francis Life the hound Equivocal Comes at a bound Either to rend me, Or to be friend me I cannot tell The hound’s intent Till he has sprung At my bare hand With teeth or tongue... (Continue reading)
Ada Lagi yang Mati Hari Ini Jalan keras yang memilih warna gelapmu Berjalan angkuh dengan roda hitam yang melibas kemerdekaan Nafas terakhir para binatang jalang tak terdengar oleh deru kesombongan Ada merah yang memilih hitam Ataukah hitam yang memilihmu untuk... (Continue reading)
Andai aku seorang anak kecil, aku akan bermain dari pagi hingga malam tanpa perlu takut untuk dimarahi, karena seorang anak kecil hanya akan menyimpan memori kebahagiaan di dalam kepalanya dan melupakan segala memori kesedihan yang menimpanya. Andai aku seorang anak... (Continue reading)
“Lari…ayo cepat lari…” teriakku dalam hati kepada seorang bocah yang mungkin berumur sebelas tahun. Di belakang bocah itu, ada segerombol manusia yang juga ikut berlari seraya berteriak “copet”. Aku kasihan melihat bocah yang pasti akan tertangkap oleh gerombolan manusia yang... (Continue reading)